Budidaya Burung Cililin Mudah dan Sederhana

Budidaya Burung Cililin – Salah satu burung yang masih tergolong kelalam keluarga burung gagak ini memang cukup populer. Tak ayal permintaan pasar mengenai burung jenis ini cukup tinggi, hal ini tentu memicu banyak ide usaha untuk ternak burung.

Dalam melakukan proses terak atau proses perkembangbiakan burung cililin ada beberapa persayaratan yang patut anda patuhi. Beberapa hal ini diantaranya adalah :

  • Pastikan Jenis Cililin Sama
  • Usia Cililin Sudah Dewasa
  • Burung Sudah Cumbu
  • Terdiri Dari 1 Jantan dan 1 Betina
  • Sudah Mau Makan Voer
  • Tempat Budidaya Sudah Siap

Itu lah beberapa persiapan daras yang patutnya sudah anda dapat untuk memulai untuk bididaya burung cililin ini. Sedangkan untuk pengaplikasianya anda bisa mengikuti tahapan – tahapan yang kami siapkan dibawah sini untuk anda.

Budidaya Burung Cililin Bagi Pemula

Setelah anda membaca tentang persyaratan mengenai ternak cililin, selanjutnya kami ingin menjelaskan tentang hal tersebut pada kesempatan kali ini. Silahkan simak dan pelajari dengan seksama, jangan sampai anda ketinggalan satu step sekalipun.

Pastikan Jenis Cililin Sama

Putuskan terlebih dahulu jenis cililin apa yang hendak anda ternak, Kenapa kita harus menggunakan jenis burung cililin yang sama?

Karena burung cililin yang masih sejenis akan lebih mudah untuk cumbu dan mau untuk kawin. Ketika burung bukan berasal dari jenis yang sama, nantinya akan sangat sulit burung untuk cumbu apalagi kawin. Malah bisa jadi burung bertarung sampai satu diantaranya mati.

Di dunia ini terdapat beberapa jenis burung cililin diantaranya adalah:

  • Cililin jawa (Platylophus galericulatus galericulatus) persebarannya meliputi Pulau Jawa.
  • Cililin borneo (Platylophus galericulatus lemprieri) persebarannya meliputi Kalimantan bagian utara.
  • Cililin sumatera (Platylophus galericulatus coronatus) persebarannya Sumatera dan Kalimantan.
  • Cililin melayu (Platylophus galericulatus malacensis) penyebarannya meliputi Semenanjung Malaya.

Seperti pembahasan awal, putuskan terlebih dahulu jenis mana yang hendak anda pelihara untuk di jadikan indukan.

Usia Cililin Cukup Mapan

Setelah anda memutuskan untuk memilih burung yang hendak di ternak atau budidaya, pastikan anda juga sudah mengetahui usia burung. Burung yang mudah untuk di ternakan adalah burung yang usianya lebih dari 5 Bulan. Di usia tersebut burung sudah mau untuk melakukan kawin.

Jangan memilih burung yang berusia di bawah 5 bulan karena anda akan dibuat menunggu terlalu lama. Intinya semakin dewasa burung maka akan semakin mudah untuk di ternak.

Burung Yang Sudah Cumbu

Cumbu yang kami maksud ialah burung sudah terbiasa melakukan kawin dengan pasanganya. Ketika burung sudah terbiasa mau untuk kawin maka potensi untuk burung bertelur akan semakin tinggi.

Umumnya burung ini setia pada pasanganya jadi ketika anda membeli burung untuk jadikan satu indukan maka belilah sepasang dan jangan ganti – ganti pasanganya.

Ketika anda mengganti pasangan burung, maka anda akan di buat menunggu lagi supaya terjadi kemistris antara induk jantan dan induk betina yang hendak anda jadikan bakalan.

Terdiri Dari 1 Jantan dan 1 Betina

Tentu saja ini sangat penting, kegagalan dari budidaya burung cililin umumnya terjadi karena pemelihara tidak paham dengan jender burung. Jika anda sudah lama mencampuran burung kedalam kandang ternak dan belum bertelur ada kemungkinan jika burung yang anda pelihara adalah burung yang jenis kelaminya sama.

Untuk itu anda perlu belajar dahulu tentang cara membedakan cililin jantan dan betina supaya tidak salah memilih idukan burung cililin ini.

Cililin Sudah Makan Voer

Kenapa kami menyarankan anda untuk memilih burung cililin yang sudah makan voer. Tentu hal ini cukup jelas, burung cililin yang mau makan voer akan lebih mudah dalam rawat harianya.

Jika kebetulan burung yang hendak anda gunakan belum mau untuk makan voer maka anda bisa menggantinya. Jika anda tidak ingin mengganti burung pilihan anda kami masih punya alternatif lain. Alternatif lain ini adalah :

Silahkan anda pilih sendiri sesuai dengan kemampuan anda, namun jika anda tidak sanggup untuk melakukan kedua hal tersebut maka kami lebih menyarankan anda untuk mengganti indukan.

Tempat Budidaya Burung

Dalam memulai budidaya burung cililin tempat memang menjadi salah satu faktor yang cukup penting. Tempat yang baik akan memudahkan burung untuk bertelur dan menetaskan telurnya tersebut supaya menjadi cililin bakalan yang bagus.

Kandang yang umum di gunakan untuk budidaya burung cililin memiliki beberapa kriteria:

  • Tidak Kehujanan
  • Luas
  • Terdapat Beberapa Ornamen Yang Menbuat Burung Nyaman

Bedasarkan kriteria tersebut, kami menyarankan anda untuk membuatnya sendiri. Bentuk yang pas untuk kandang budidaya cililin sama seperti kandang keparan budung kacer atau murai. Untuk Perincianya kami akan siapkan untuk anda.

Kandang Yang Tepat Untuk Ternak Burung

  • Luas harus lebih dari 3 Meter persegi
  • Tinggi bisa anda buat 2 meter saja
  • Terdapat cepuk makan
  • Ada cepuk minum
  • Ada kolam air untuk mandi
  • Terdapat kotak untuk sarang
  • Ada Pangkringan untuk burung

Setelah anda mengetahui hal – hal tersebut anda hanya perlu membiarkan burung hidup di dalam sangkar tersebut. Oleh karena itu masukan sepasang burung cililin kedalam kandang dan jangan lupa untuk mengisi ulang makanan dan minuman burung.

Anda sesekali juga perlu melakukan pembersihan kandang. Jika dirasa kotoran burung sudah sangat banyak anda bisa membuangnya supaya kesehatan burung terjaga dengan baik.

Proses selanjutnya kita hanya bisa berdoa supaya burung segera bertelur dan menetas. Dalam hal ini kita tidak bisa ikut campur, biar naluri alami dari burung yang menuntunya untuk berkembang biak.

Dari pembahasan kali ini mungkin sampai disini saja. Bila anda memiliki pertanyaan mengenai pembahasan kali ini silahkan ajukan hal tersebut dengan cara berkomentar dibawah ini.

Semoga pembahasan ini bermanfaat untuk banyak orang dan sampai berjumpa lagi di ulasan selanjutnya.

Leave a Comment