Perbedaan Burung Cendet Jawa Timur dan Barat

Burung Cendet Jawa РJawa merupakan wilayah penyebaran aneka jenis burung yang sangat beragam. Meskipun satu keluarga dan juga masih dalam pulau yang sama antar cendet daerah  jawa timur dan jawa barat memiliki perbedaan.

Cendet selain memiliki kekuatan suara yang cukup mengesankan ia juga memiliki variasi suara yang beragam. Ini di pengarui oleh daya tangkap atau kecerdasan burung dimana ia dapat merekam suara yang ia terima dan menirukanya.

Tentulah setiap burung memiliki keistemawan atau keunggulanya tersendiri. Ibarat manusia burung cendet juga memiliki kekurangan dan juga kelebihan di mata para penghobi burung.

Dalam pembahasan kali ini kami tidak ingin menguggulkan antara burung pentet jawa timur dengan burung betet jawa barat. Hanya saja kami ingin anda semua mengetahui bagaimana ciri dari kedua burung tersebut supaya anda tidak salah dalam mengenali burung.

Perbedaan Cendet Jawa Timur dan Barat

Untuk mengenali burung jenis ini tentu tidak telalu sulit, namun bukan berarti membedakan keduanya di katakan mudah. Kenapa … ? ini di karenakan keduanya memiliki wilayah penyebaran yang berdekatan, oleh karena itu tak jarang burung dari jawa timur berada di wilayah jawa barat begitupun sebaliknya.

Namun guna mempermudah anda dalam mengenali burung ini, kami akan berikan sedikit informasi yang semoga bermanfaat mengenai hal tersebut.

Anda yang mungkin ingin mengetahui jenis burung cendet yang sedang anda pelihara atau sedang anda perhatikan berasal dari mana, silahkan perhatikan beberapa hal meliputi :

  • Warna Dada
  • Postur Tubuh
  • Mental dan Power Burung

Dari ketiga point tersebut semoga teman – teman dapat membedakan antara burung cendet jawa barat dan juga cendet jawa timur.

Cendet Jawa Barat

Untuk penjelasan lengkapnya silahkan anda bergeser kebawah sini guna mengetahui uraian dari point – point di atas.

Warna Bulu Dada Burung

Cendet jawa timur di kenal memiliki bentuk dada yang cukup bidang, lain itu di dalam areal dada burung ini di hiasi dengan bulu berwarna putih kusam.

Pada bagian samping burung terdapat bulu berwarna coklat yang tebal, tak jarang warna ini menyebar sampai dengan bagian tungir burung.

Sedangkan pada burung cendet jawa barat, ia memiliki bulu dada yang di dominasi dengan warna coklat yang sangat tebal jika di bandingkan dengan cendet jawa timur. Namun tetap memiliki bagian dada berwarna putih akan tetapi lebih kusam juga.

Postur Tubuh Burung

Burung cendet jawa timur di kenal memiliki perawakan yang proposional. Ia di lengkapi dengan tubuh yang memanjang (ramping) selaras dengan tinggi burung tersebut.

Postur tubuh ini bisa menjadi lebih baik lagi jika burung di pelihara oleh orang – orang yang rajin. Dapat di pastikan burung menyenangkan untuk di lihat dan juga lebih baik dalam bergerak.

Sedangkan untuk burung yang berasal dari jawa barat, burung jenis ini cenderung memiliki potur tubuh yang lebih bongsor. Kebanyakan hal ini di pengaruhi oleh bulu dari burung jawa barat yang lebih lebat di banding dengan burung asal jawa timur.

Pada bagian kepala burung cendet Jawa Timur, masih banyak didapati cendet dengan kepala blangkon seperti cendet madura. Sedangkan untuk jenis cendet pantura seperti kawasan Gunung Bromo dan Tuban, sebagian besar burungnya mempunyai kepala full blangkon.

Mental dan Power Burung

Mental dan juga power kedua burung jenis ini memiliki peredaan yang cukup signifikan. Kebanyakan burung asal jawa timur lah yang mendominasi untuk bidang mental dan power saat berkicau.

Oleh karena itu dalam perlombaan burung cendet tak jarang burung cendet jawa timur lah yang menjuarai. Hal ini di pengaruhi oleh suara burung ini sangat kuat selain itu mental burung memang bisa di adu.

Meskipun di bawah kemampuan burung cendet jawa timur, burung asal jawa barat tidak bisa di remehkan. Jika burung memang bertuah dan memiliki turunan juara bisa jadi burung asal jawa barat mampu menjadi juara.

Pasalnya tidak sedikit burung cendet jawa barat memenangkan perlombaan yang mengangkat kelas keduanya. Namun tak jarang cendet kembang juga merebut gelar dari keduanya, karena keduanya memiliki kelas yang sama juga.

Sebenarnya untuk meskipun burung tersebut memiliki kualitas yang baik namun jika di pegang oleh mereka yang kurang berpengalaman tentu hasilnya juga bisa berbalik dengan expetasi.

Karena sebenarnya bukan masalah bahan yang mereka perolehlah yang bisa menjadikanya juara, akan tetapi tangan manakah yang memegang burung tersebut.

Baiklah teman – mungkin dari pembahasan kali ini cukup samapai disini dulu. Bila semoga yang kami bagikan ini bermanfaat untuk anda semua dan sampai berjumpa lagi di pembahasan yang akan datang.

Leave a Comment