Mudahnya Membedakan Cendet Betina Dengan Pejantan

Membedakan Cendet Betina Dengan Pejantan – Maraknya pemelihara burung cendet di indonesia sekarang ini tentu menjadi peluang usaha bagi beberapa orang. Penjual burung cendet biasa menjual burung dengan cara yang kurang trasparan dalam artian mereka kadang tidak mau untuk berbagi ilmu.

Tentu ini akan menyusahkan untuk mereka yang memang kurang pengetahuan dalam membedakan burung yang berkualitas dan burung yang biasa saja.

Bagi anda yang ingin mencari burung pentet jantan atau cendet jantan tak jarang mengalami kesalahan dalam memilih. Umumnya kesalahan ini terjadi karena mereka tidak tahu perbedaan antara burung betina dengan pejantanya.

Terdapat beberapa cara yang dapat anda gunakan untuk membedakan antara jantan dan juga betina. Langkah yang paling mudah ialah dengan memeriksa supit burung. Ketika supit burung anda raba bentuknya lebar maka kemungkinan besar burung tersebut adalah burung betina.

Begitupun sebaliknya, jika burung yang anda pelihara adalah burung pejantan maka supitnya akan berbentuk rapat atau rucing.

Membedakan Cendet Betina Dengan Pejantan

Menggunakan cara dengan memperhatikan supit atau meraba tulang pubis burung memang cukup mudah. Namun sayangnya cara ini tidak berlaku jika burung masih berusia muda.

Minimal burung harus berusia lebih dari empat bulan jika ingin mengecek jenis kelamin burung dengan menggunakan cara ini. Alasan kenapa burung yang berusia kurang dari empat bulan tidak bisa di cek dengan menggunakan cara ini adalah, karena tulang burung muda cenderung masih lunak sehingga sulit untuk di pastikan.

Selain dengan menggunakan cara yang kami sampaikan di atas, untuk membedakan burung betina dengan pejantan anda bisa memperhatikan bentuk kepala burung.

Burung berjenis kelamin jantan umumnya memiliki bentukan kepala yang besar, selain itu pada kepala burung akan terdapat warna hitam yang pekat dan bagi beberapa jenis burung cendet warna hitamnya ini akan menutupi bagian kepalanya secara menyeluruh.

Sedangkan pada burung cendet betina, umumnya warna hitam pada kepala burung ini akan terlihat samar bahkan terkadang warna hitamnya ini tidak terlihat dan di gantikan dengan warna abu – abu.

Selain dengan menggunakan metode di atas, anda juga bisa menggunakan metode yang mungkin kurang masuk akal. Ingin tahu, silahkan anda simak penjelanya dibawah sini.

Membedakan Jenis Kelamin Cendet Menggunakan Cincin Emas

Sebenarnya cara ini kurang logis jika di pikir dengan logika, dan sebenarnya kami juga tidak menyarankan anda untuk menerapkan cara ini.

Alasan kenapa kami tidak menyarankan anda menggunakan cara ini karena kami rasa cara ini kurang logis, namun bukan berarti yang kami bagikan ini sia – sia. Jadikanlah ini sebagai wawasan anda karena memang tidak sedikit yang menggunakan cara ini untuk mengecek jenis kelamin burung.

Membedakan Burung cendet jantan dengan betina

Perhatikan gambar di atas, setelah anda memperhatikan gambar di atas kami akan memberikan penjelasan lengkapnya dibawah sini.

Untuk menggunakan metode ini anda memerlukan bahan dan alat melituti :

  • Nilon Panjang 15 – 20 cm
  • Cincin Emas Murni

Cara pengujian

  • Silahkan anda talikan nilon kedalam lingkar cinin
  • Selanjutnya gantung cincin yang di talikan di atas kepala burung dengan jarak 3 – 5 cm

Keputusan Pengujian

  • Jika cincin yang anda gantungkan bergerak ke depan dan belakang maka kemungkinan burung yang anda peliharaha adalah burung pejantan.
  • Namun jika cincin bergerak memutar maka kemungkinan burung berjenis kelamin betina.

Namun sekali lagi kami tekankan jika cara ini perbandingan kebenaranya adalah 50% karena tidak ada penjelasan secara logis akan cara tersebut.

Cara yang lebih logis mungkin dengan anda memperhatikan perilaku cendet betina yang memang berbeda dengan pejantanya.

Umumnya burung betina memiliki kebiasaan yang unik dimana lebih banyak dalam makan dan juga jarang berkicau. Jika berkicau sekalipun suaranya mungkin tidak sevariatif burung pejantan yang memang lihai dalam berkicau.

Selain itu burung cendet betina dewasa bulu pada tubuh burung akan terlihat lebih pucat. Berbeda dengan burung betet pejantan yang memiliki warna yang tegas dan juga tubuh yang langsing.

Jika anda ingin membedakan burung ini dengan jelas dan kemungkinan kebenarnya adalah < 80 % maka anda bisa mempelajari tentang ciri fisik burung. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan burung jantan dan betina berdaarkan bentukan tubuhnya.

Perbedaan Burung Cendet Jantan dan Betina Berdasarkan Fisik

Burung pentet jantan dan juga betina pastilah memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari bentuk atau corak pada tubuh burung. Untuk mengenali keduanya anda bisa membacanya di bawah sini :

Burung Pejantan Burung Betina
Kepala Cendet jantan berbentuk datar atau ceper bagian atasnya. Kepala Cendet betina cenderung bulat dan menggelembung.
Sorotan mata Cendet jantan begitu tajam. Sorot mata atau tatapan mata Cendet betina juga biasa.
Bulu di ujung kepala hingga tengkuk berwarna hitam tetapi warnanya memudar atau samar. Bagian ujung kepala atau dahi sampai tengkuk berwarna hitam pekat. Sebagian kicau mania menyebutnya blangkon.
Supit urang atau tulang pubis lebih kecil dan panjang. Jika diraba dengan tangan terasa sempit, rapat, dan keras. Tulang pubis atau supit urang lebih renggang dan lebar. Jika diraba dengan jari terasa lunak.
Bagian pipi Pentet jantan juga berwarna hitam pekat. Bulu hitam di bagian pipi Cendet betina juga terlihat samar atau memudar.
Perilaku Cendet jantan lebih gesit dan agresif dibandingkan Cendet betina. Perilaku Cendet betina tidak seagresif Cendet jantan.
Paruh Cendet jantan terlihat tebal, terutama di bagian ujungnya. Ujung paruh Cendet betina relatif lebih tipis dari Cendet jantan. Namun, hal ini belum pasti karena sebagian besar cendet betina juga memiliki paruh yang tebal.
Bagian ekor terdapat bulu berwarna hitam untuk Cendet muda atau anakan. Bagian ekor memiliki warna hitam tetapi terlihat samar.
Raut muka Cendet jantan menyeramkan. Raut muka atau wajah tampak biasa.

Cara membedakan jender burung dengan mempelajari ciri fisiknya ini mungkin lebih relefan dan tentunya lebih logis di banding dengan cara yang pertama kami bagikan.

Namun sayangnya tak banyak yang mau berbagi info yang demikian khususnya untuk mereka yang melakukan jual beli burung cedet. Hal ini sangatlah wajar karena merupakan keuntungan bagi mereka jika pembeli salah dalam melakukan pemilihan.

Akhirnya pembeli yang salah dalam menentukan pilihan datang kembali dan membeli burung yang baru lagi. Keuntungan tentu dapat di raup oleh penjual akan bertambah, itulah kenapa penjual umumnya pelit dalam membagikan ilmu.

Perlu juga anda ingat jika burung pejantan dan juga betina memiliki perbandingan harga yang sangat jauh. Harga burung cendet yang rajin berkicau apalagi, bisa meninggalkan harga pasaran burung jauh sekali dari batas wajar.

Baiklah teman, dari pembahasan kali ini mungkin sampai di sini saja. Bila mana anda anda merasa terhibur dan mendapat manfaat yang baik dari pembahasan ini jangan lupa untuk berbagi kepada orang di sekitar anda supaya ilmu ini tidak putus.

Sebelumnya kami ucapkan terimakasih kepada anda yang sudah mau mampir untuk berkunjung di gacoran.com dan sampai berjumpa lagi di pembahasan yang akan datang.

Leave a Comment